Gerakan Membangun Bangsa Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Indonesia

Sekelompok anak muda yang tergabung di Gerakan Membangun Bangsa (GMB) membagi-bagikan biskuit dan susu kepada peserta CFD di Bundaran HI. Target utama mereka adalah para ibu hamil dan anak – anak. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka sosialisasi pencegahan penyakit stunting (kekerdilan) yang saat ini statusnya sudah kritis di Indonesia.

Menurut standar WHO, suatu wilayah dianggap kronis jika prevalensinya di atas 20%. Prevalensi balita stunting di Indonesia pada tahun 2016 sebesar 27.5% (9 juta balita) atau hampir sepertiga balita di Indonesia mengalami stunting sehingga Indonesia termasuk negara dengan tingkat stunting tertinggi di Asia, di bawah Timor Leste, Laos dan Kamboja.

Bila situasi ini dibiarkan, penderita stunting akan menjadi beban negara karena rendahnya kualitas SDM dan secara umum dapat menurunkan PDB sebesar 3 persen. “Bagi Indonesia kerugian akibat stunting  mencapai sekitar Rp  300 triliun rupiah per tahun,” kata pemarkarsa Gerakan Membangun Bangsa,  Bonita Harsadi di Jakarta, Minggu (23/4/2018).

“Stunting menghambat perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Umumnya penderita rentan terhadap penyakit, kecerdasan di bawah normal, serta produktivitas rendah,” katanya.

Gerakan Membangun Bangsa yang diprakarsai oleh Bonita Harsadi dan Sendra Wong dengan pembina Dr. Francisca Sestri ini berfokus pada pembangunan kualitas manusia melalui program pendidikan dan kesehatan.

GMB mempunyai tanggung jawab sosial untuk mendukung program – program pemerintah dengan melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat serta berdampak luas bagi masyarakat sehingga tujuan jangka panjang pemerintah untuk menyejahterakan Indonesia, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan, dapat tercapai.

Sosialisasi Cegah Stunting yang dilakukan oleh GMB merupakan respon atau dukungan terhadap salah satu program nasional pemerintah di tahun 2018 yaitu Penurunan Stunting. “Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang peduli terhadap kemajuan bangsa, GMB turut berperan aktif dalam mencegah stunting demi terciptanya generasi masa depan Indonesia yang lebih baik,” kata Sendra Wong. Sendra yang juga  Bendahara GMB tidak hanya membagikan susu secara gratis, kegiatan ini juga melakukan sosialisi penceghahan stunting sejak dini.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gerakan Membangun Bangsa Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Indonesia,

Sumber : http://www.tribunnews.com/kesehatan/2018/04/23/gerakan-membangun-bangsa-sosialisasikan-pencegahan-stunting-di-indonesia

Editor: Eko Sutriyanto



Leave a Reply

Scroll Up